Posted by: hernowo | November 4, 2007

2007, Timbunan Sampah Jakarta Maksimal 6.000 Ton/Hari


2007, Timbunan Sampah Jakarta Maksimal 6.000 Ton/Hari

Sumber : Kompas
Sabtu, 16 Desember 2006
Pemerintah Provinsi Jakarta serius mereduksi permasalahan terkait banyaknya timbunan sampah pada tahun 2007. Mulai awal tahun depan, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Rama Budi mengatakan pemprov akan menargetkan timbunan sampah maksimal 6.000 ton per hari.

“Kami akan serius mengkampanyekan pengurangan volume pembuangan sampah rumah tangga ke setiap penjuru DKI. Juga diimbangi kelengkapan sarana dan prasarana pembuangan serta pengolahan sampah. Termasuk menggalakkan gerakan reduce, reuse, dan recycle,” kata Rama Budi, Sabtu (16/12).

Rama Budi menegaskan hal itu di depan sebagian masyarakat Jakarta yang sedang berkumpul dalam acara Aksi Bersih Untuk Hijau – Gudang Solusi Masalah Lingkungan. Program bersama antara Kompas dan Unilever. Aksi ini berlangsung selama 2 hari, yaitu Sabtu – Minggu (16 – 17/12) di Kridaloka, Senayan, Jakarta Pusat.

Selama dua hari, masyarakat diajak menggali informasi serta berlatih mengelola sampah yang ramah lingkungan. Dalam acara ini, disuguhkan workshop pengolahan sampah organik menjadi kompos dan mengubah sampah an organik menjadi barang kerajinan bernilai jual.


Responses

  1. Sustainability Gerakan 3R,

    sebagai wacana menggalang solidaritas warga kota tentang kebersihan lingkungannya Gerakan 3R memang perlu digalakkan, cuma masalah sampah yang harus diselesaikan sifat prosesnya sustainable. Jika gerakan 3R masih seperti sekarang pelaksanaannya, hanya berjalan selama ada proyek, tidak dilandasi kesadaran akan kebersihan lingkungan bersama, jangan diharapkan Gerakan 3R dapat dijadikan harapan utama menangani problem sampah. Masalah yang dihadapi di Jakarta itu setiap hari 6000 ton, jika setiap RW bisa menangani 1 ton/hari melalui Gerakan 3R secara terus-menerus, itu baru bisa. Apalagi kalau pemprov DKI mau mbeli terus-menerus dengan harga yang cocok kompos yang dihasilkan Gerakan 3R, saya yakin masyarakat akan mau menjalankan Gerakan 3R dengan senang hati dan menghasilkan tambahan pemasukan. Untuk diketahui saja, kalau orang menjalankan pengkomposan sistem Aerobik artinya harus menyediakan energi sebesar 75 kWh/ton sampah input untuk bisa jadi kompos, sedang kalau komposternya pakai sistem anaerobik (tanpa Oksigen) akan menghasilkan energi biogas setara 75 kWh/ton sampah input. sistem pengolahan sampah jadi gas dan kompos yang mudah adalah dengan teknologi Reusable Sanitary Landfill, tidak ada airlindi yang dibuang kebadan air, karena diresirkulasi untuk membasahi sampah yang sedang diproses. Kalau kompos 3R dimanfaatkan sebagai alternative daily cover pada TPA berteknologi RSL (wet-cell system, anaerobic) dapat diharapkan sustainability Gerakan 3R ini, tentu saja DPRD DKI Jakarta mau meluluskan permintaan tambahan anggaran pembelian kompos asal Gerakan 3R untuk alternative daily cover di “TPST-RSL Bantar Gebang” dan mengurangi anggaran pembelian tanah penutup harian untuk TPA Bantar Gebang.
    Kalau masyarakat yg mau ikut gerakan 3R khususnya pengolah kompos aerobik skala kecil mendapatkan jaminan produk komposnya dibeli dengan harga layak dan tanpa putus, hampir dipastikan para komposter ini mau bekerja tanpa putus dan gerakan 3R bisa diharapkan menunjang usaha menjaga kebersihan ibukota kita. Istilah listriknya, Gerakan 3R untuk mengatasi beban puncak, TPST-Reusable Sanitary Landfill untuk mengatasi beban dasar. In case of emergency Gerakan 3R macet, masyarakat ogah ikut, masih ada tempat untuk mengolah sampah sampai jadi komoditas, mencapai Zero Waste lewat teknologi Reusable Sanitary Landfill.
    Semoga bermanfaat untuk kita semua.

  2. Saya Sandy dari DAAI TV.
    Bila diperkenankan saya minta nomor HP dari pera pengrajin dari Sampah.
    Kami akan membuatkan liputan tentang hal itu.
    Salam.
    021-98879869

  3. Planning yang asyik buat nanggulangin sampah:
    Hari Senin dan kamis: sampah basah
    sampah organik yang gampang ancur
    Hari Rabu: sampah Plastik
    harus bebas dari sampah basah biar gak bau…alias dibilas atau easy washed.
    hari minggu, 2x sebulan sampah kaleng dan beling
    hari minggu, 1x sebulan sampah kertas koran majalah
    penggunaan plastik sampah memang diperlukan.
    sampah diambil ditiap depan rumah penduduk sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
    agak ribet seh tapi gak bakalan ribet kalo udah kebiasaan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: